“JICT Tidak Kondusif, Cerminan Buruk Direksi dan pemilik?”

04
Apr
2017
Posted by: spjict2014  /   Category: Uncategorized   /   No Comments

 

Lazimnya, sebuah perusahaan dikelola tanpa gejolak. Apalagi sebuah pelabuhan petikemas yaitu *JICT* yang notabene menjadi gerbang ekonomi nasional.

Namun, JICT dibuat hampir tak pernah tanpa gejolak. Kritik karyawan dibalas dengan intimidasi, mulai dari mutasi sepihak sampai PHK tanpa prosedur oleh Direksi.

Padahal kritik perpanjangan kontrak JICT dengan asing yang merugikan negara dan menabrak UU, sudah dibuktikan oleh DPR dan BPK.

Sampai akhirnya terkuak oleh Direktur Keuangan Pelindo II Iman Rahman bahwa, perpanjangan JICT demi untuk membayar “menara hutang” global bond Pelindo II yang diterbitkan serampangan.

Hal ini mengingat JICT sebagai anak emas Pelindo II, selalu membukukan keuntungan besar dan jauh lebih _profit_ dibanding pelabuhan “mercusuar” New Kalibaru / NPCT.

Puncaknya, gejolak dan politisasi yang “dipelihara” oleh direksi dan para “penumpang gelap”, berujung kepada pengurangan hak-hak karyawan yang dijalankan secara masif.

Direksi JICT, dengan terang benderang mengabaikan azas profesionalitas, tata kelola perusahaan yang baik serta fungsinya untuk mengedepankan suasana kondusif demi kenyamanan bekerja.

Pada akhirnya, saat gejolak karyawan memuncak demi hasrat politis dan pribadi para direksi serta pemilik, korbannya sudah pasti: pelanggan plus stakeholders pelabuhan.

Lalu kemana Hutchison? komisaris dan terlebih Dirut Pelindo II sebagai bos induk perusahaan? Atau Menteri BUMN sebagai pucuk pimpinan tertinggi? Mungkinkah sengaja membiarkan Direksi JICT menarikan gendang politis majikan? Jika pola ini dibiarkan, justru gaduh ekonomi yang tidak perlu, menjadi suatu keniscayaan.

Nantinya, bukan hanya Kapolda yang mesti turun tangan bereskan politisasi Direksi dan Pemilik JICT seperti yang dilakukan Tito Karnavian pada tahun 2015, bisa jadi saat puncak eskalasi, Presiden akan turun melihat langsung bobroknya pengelolaan JICT oleh Pemilik, Direksi dan antek-anteknya…

*#SaveJICT*
*#SaveNationalAsset*

Author Avatar

About the Author

No Comments